Tips Investasi Pemula Sesuai dengan Usia

Tips Investasi Pemula Sesuai dengan Usia

Tips Investasi Pemula Sesuai dengan Usia

Ini Tips Investasi Bagi Pemula Sesuai UsiaBPR BBA – Investasi sangat diperlukan mengingat masa depan tak dapat diprediksi. Setidaknya bisa menolong keuangan ketika kondisi finansial memburuk. Tidak hanya itu, investasi juga bisa memberikan keuntungan dengan jumlah yang berkali-kali di masa yang akan datang. Hal ini bisa membuat Anda mencapai kesejahteraan finansial dimana Anda bisa merasakan kehidupan yang lebih baik dan bahagia. Mengutip situs resmi cermati.com, setiap jenjang usia memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dan seiring berjalannya waktu segala kebutuhan yang Anda inginkan juga berubah. Berikut ini tips investasi pemula sesuai dengan usia.

Tips Investasi Pemula Sesuai dengan Usia

Investasi sebaiknya dilakukan sedini mungkin karena pasti akan berguna untuk masa depan Anda. Investasi ini akan dinikmati di masa depan, bukan baru akan dilakukan di masa depan. Sebelumnya, Anda harus mengenal jenis kebutuhan dalam beberapa jangka waktu. Jika Anda sudah mengetahui kebutuhan Anda serta perkiraan hal mendesak, Anda bisa mengetahui jenis investasi dengan cepat.

Jika Anda masih bimbang dalam menentukan, jangan khawatir. Berikut adalah tips investasi bagi pemula sesuai dengan usia. Tips dibawah ini akan diulas berdasarkan usia, dimulai dari kisaran usia 20 tahun yang sudah terbilang dewasa hingga usia diatas 50 tahun.

1.  Kisaran Usia 20 Tahun

Umumnya orang berusia di kisaran ini belum memiliki keuangan yang stabil, apalagi jika baru lulus dari sekolah baik formal maupun non formal. Kisaran usia ini khususnya yang masih tinggal bersama orangtuanya biasanya belum memiliki beban biaya selain diri sendiri.

Oleh karena itu, sangat tepat untuk memulai investasi pada usia ini, karena dana yang diinvestasikan bisa mencapai 60-70% dari pendapatan. Investasi ini dapat digunakan untuk biaya masa depan, misalnya biaya rumah tangga ataupun pernikahan.

2.  Kisaran Usia 30-40 Tahun

Kisaran usia 30-40 tahun biasanya sudah mapan secara finansial. Tak jarang sudah memiliki keluarga kecil atau akan menikah dalam waktu dekat. Beban pengeluaran mulai bertambah, karena tak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi.

Angka pengeluaran pun semakin tinggi, meliputi kebutuhan pokok, sekunder hingga tersier. Oleh karena itu, dana yang dikeluarkan untuk investasi biasanya berkisar antara 30% hingga 50%. Jenis investasi yang layak dicoba adalah reksa dana, dana pendidikan dan kesehatan. Pada usia ini juga Anda bisa mulai mempersiapkan dana hari tua.

3.  Kisaran Usia 50 Tahun

Usia 50 tahun memang terbilang cukup lanjut untuk memulai menyiapkan investasi. Namun taka da salahnya tetap menanam investasi. Hal ini sangat diperlukan agar Anda bisa tetap mandiri dalam menjalani hari tua, modal berbisnis sampingan ataupun menopang anak cucu Anda. Selain itu, investasi hari tua juga dapat dialokasikan untuk perjalanan ibadah.

4.  Kisaran Usia 60 Tahun

Anda dapat mengelola keuangan Anda dengan bantuan penasehat keuangan pribadi. Namun, Anda juga dapat mencoba mengelolanya sendiri asalnya Anda berniat untuk mempelajari dengan tekun, berapapaun usia Anda.

Aturlah keuangan Anda sejak dini. Jika perlu, buat daftar prioritas hal-hal yang ingin Anda capai dalam jangka waktu tertentu. Hal-hal tersebut bisa Anda bagi dalam jangka pendek (5 tahun), jangka menengah (10 tahun) dan jangka panjang (lebih dari 10 tahun).

Related Posts

Write a comment