Tanda Keuangan Bisnis Anda Tidak Sehat

Tanda Keuangan Bisnis Anda Tidak Sehat

Tanda Keuangan Bisnis Anda Tidak Sehat

5 Cara Mengetahui Kondisi Keuangan Anda Sehat atau Sakit : Okezone EconomyBPR BBA – Ketika menjalankan sebuah bisnis, keuangan perusahaan sangat perlu dijaga. Hal tersebut dikarenakan keuangan lah yang bisa menjadi pelicin dari roda perusahaan agar bisa berputar dengan baik. Namun ketika Anda kehabisan modal usaha, hal tersebut bukanlah menjadi satu-satunya kegagalan dan usaha. Selain hal tersebut, masih banyak lagi tanda-tanda keuangan perusahaan yang tidak sehat. Berikut ini tanda keuangan bisnis anda tidak sehat. Yuk simak penjelasnnya.

Mulai mendapat peringatan dari kreditur

Tanda Keuangan Bisnis Anda Tidak Sehat - BPR WMSurat peringatan dan telepon berdatangan dari institusi pemberi kredit, baik itu bank, leasing ataupun institusi lain, untuk menagih pembayaran cicilan. Peringatan tersebut tak lain karena anda mulai sering telat membayar tagihan hingga lewat jatuh tempo.

Penggunaan kartu kredit sering overlimit

Kartu Kredit Sering Over Limit? Cara Ini Dijamin Ampuh Menahan Nafsu  Belanja AndaKartu kredit kamu ditolak ketika tengah membeli sesuatu karena bank menilai pemakaiannya sudah melampaui batas. Boleh jadi ini karena anda sudah terlalu jauh mengandalkan penggunaan duit utang dari kartu kredit untuk menutup kebutuhan sehari-hari.

Tagihan utang memakan lebih dari 30 persen penghasilan

Gejala serius utama adalah, utang anda menjadi melimpah ruah. Utang kartu kredit atau ditambah biaya ini itu. Khusus untuk utang kartu kredit, nilai tagihan minimal kartu kredit kamu sudah melampaui 20 persen pendapatan bersih. Di titik ini, anda perlu menyadari, keuangan dalam kondisi gawat.

Aplikasi kredit Anda ditolak

Anda tengah mengajukan pinjaman ke bank, entah dalam bentuk kartu kredit, kredit tanpa agunan atau jenis kredit lain. Namun, pengajuan pinjaman tersebut ditolak oleh bank. Bank tentu memiliki alasan menolak pengajuan kredit seseorang.

Kemungkinan besar penolakan itu karena anda dinilai tidak memiliki kemampuan pengembalian utang yang meyakinkan dilihat dari profil keuangan. Bisa juga karena rekam jejak kamu selama ini termasuk buruk perihal pembayaran cicilan.

Gali lubang tutup lubang utang tanpa strategi

Keuangan dalam masalah berat bila anda sudah mulai memakai kartu kredit untuk tarik tunai dan memakai dana tersebut untuk membayar tagihan kartu kredit lain. Ini menunjukkan, anda benar-benar tidak memiliki uang yang memadai untuk membiayai hidup. Alhasil, anda mengandalkan biaya hidup dari utang satu ke utang yang lain.

Menggunakan semua kartu kredit yang ada

Pendapatan tidak memadai lagi menutup pengeluaran. Kartu kredit malah anda jadikan dana darurat hingga 3 kartu kredit yang anda miliki semua terpakai untuk membantu menutup pengeluaran. Ini jelas tindakan yang sangat tidak sehat. Keuangan anda menunjukkan gejala serius kegawatandaruratan.

Mengabaikan nilai kewajiban

Apakah anda mengetahui persis berapa total utang yang harus anda bayarkan tiap bulan? Atau bahkan anda tidak mengetahui dengan persis berapa nilai total utang yang menjadi kewajiban anda. Termasuk, utang kartu kredit. Tahukah anda berapa total utang kartu kredit dan untuk apa saja pemakaian kartu kredit tersebut. Jika anda sendiri tidak mengetahui secara pasti nilai kewajiban utang yang harus dibayar, boleh jadi itu salah satu tanda kondisi keuangan anda sedang bermasalah.

Telat membayar utang

Kamu mulai sering mangkir membayar tagihan. Sayangnya bukan karena Anda lupa atau karena sebab lain, melainkan karena anda benar-benar tidak memiliki dana sendiri untuk membayar tagihan tersebut.

Pendapatan sudah tidak cukup menutup pengeluaran

Seluruh pengeluaran anda mulai untuk kebutuhan pokok sampai sekunder dan tersier untuk bisnis anda, sudah tidak mampu ditutup sepenuhnya oleh pendapatan. Anda selalu harus berutang untuk membiayai arus kas pribadi. Ini pertanda gawat darurat keuangan. Segera benahi sebelum semakin karam.

Membuat kartu kredit baru padahal sudah mempunyai beberapa kartu kredit

Karena kartu kredit menjadi dewa penyelamat demi menyambung hidup, anda tak segan mengajukan diri menjadi nasabah kartu kredit lagi.

Jumlah kartu kredit hingga 3 buah sebenarnya sudah memadai. Bila sampai ada yang ke-4, cobalah periksa lagi mengapa anda sampai merasa membutuhkan kartu kredit lagi.

Related Posts

Write a comment