Deposito : Investasi Paling Aman Saat Ekonomi Lesu

Deposito : Investasi Paling Aman Saat Ekonomi Lesu

Deposito : Investasi Paling Aman Saat Ekonomi Lesu

Pilihan Investasi Menguntungkan Saat New NormalBPR BBA – Penyebaran virus corona terus menjadi perhatian semua pihak, tanpa terkecuali pelaku pasar lokal dan asing. Bukan apa-apa, wabah itu dikhawatirkan akan menginfeksi ekonomi global termasuk domestik. Sektor pariwisata di dunia merosot karena banyak negara yang melarang penerbangan dari dan ke China demi meminimalisir penyebaran virus corona. Sektor perdagangan hingga keuangan juga ikut terkena imbas dari wabah tersebut. Berikut ini tips deposito: investasi paling aman saat ekonomi lesu.

Masalah Ekonomi

Kalau Benar Ada Resesi, Reksadana Apa yang Tepat buat Investasi?Virus corona tak hanya menginfeksi manusia. Dampak dari virus ini turut menginfeksi ekonomi global termasuk domestik. Dengan kondisi ini, masyarakat harus lebih hati-hati dalam menginvestasikan dana mereka. Salah-salah bukan untung yang didapat, tapi buntung.

Perencanaan Investasi

Tips Aman Berinvestasi Saat Corona Menyerang – Jernih.coPerencana Keuangan OneShildt Financial Planning Budi Rahardjo mengatakan di tengah kondisi tersebut masyarakat memang sebaiknya menjauhi pasar saham. Pasalnya, kondisi ekonomi sedang diliputi ketidakpastian. Langkah tersebut perlu dilakukan karena investasi saham berisiko tinggi.
“Saham bergerak sangat fluktuatif. Pergerakannya bisa naik dan turun hingga 20 persen dalam jangka pendek,” ujar Budi sebagaimana dikutip dari CNNIndonesia.com.

Budi menyarankan agar masyarakat mendiversifikasi investasi mereka ke instrumen berisiko rendah, seperti emas, obligasi, dan deposito. Emas sejak dulu memang sudah terkenal sebagai investasi yang menjadi pelarian pasar untuk berinvestasi.

Investasi lainnya

Selain emas, masyarakat juga bisa mengalihkan investasi mereka ke obligasi. Harga obligasi umumnya meningkat jika ada sentimen negatif di pasar. Namun, tingkat imbal hasil obligasi akan berbanding terbalik dengan harga. Jika harga menguat, maka imbal hasil obligasi akan turun.

Deposito juga merupakan alternatif dalam berinvestasi ketika ekonomi sedang lesu. Budi mengakui, deposito menawarkan keuntungan kecil tetapi lebih pasti. Deposito menjadi pilihan tepat untuk menghindari risiko, namun tetap menguntungkan.

Sementara itu, Perencana Keuangan Zelts Consulting Ahmad Ghozali mengatakan pemindahan dana dari investasi berisiko tinggi ke risiko yang lebih rendah bukan untuk mencari keuntungan. Langkah tersebut perlu dilakukan demi membatasi kerugian. “Memindahkan dana dari investasi berisiko tinggi ke safe haven tujuannya bukan untuk menarik keuntungan, karena sulit memperkirakan berapa imbal hasilnya di tengah ketidakpastian seperti ini,” terang Ahmad.

Berinvestasi Yang Aman

Emas atau Deposito, Mana yang Lebih Baik untuk Investasi? Baca Ini Dulu -  Cermati.comSama seperti Budi, ia juga menyarankan masyarakat berinvestasi ke produk yang lebih aman saat ekonomi sedang tak pasti dan menghindari instrumen investasi yang fluktuatif seperti saham.
Sebagai lembaga perbankan, BPR Weleri Makmur (BPR WM) juga memiliki produk deposito.

Nasabah dapat memilih jangka waktu deposito, mulai dari 1 bulan hingga 3 tahun. Suku bunga yang ditawarkan saat tulisan ini dibuat adalah mulai 6,5 persen hingga 8,25 persen per tahun tergantung jangka waktu yang dipilih.
Dari segi keamanan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin simpanan di BPR hingga 2 milyar pada simpanan dengan bunga maksimal 8,25 per tahun. Jadi nasabah tidak perlu khawatir, karena dana aman dijamin oleh pemerintah.

Untuk membuka rekening deposito, nasabah dapat memilih cara mudah, yaitu mengajukan secara online di bprwm.co.id. Nasabah cukup mengisi aplikasi pembukaan rekening deposito, kemudian akan dilakukan tindak lanjut oleh petugas.

Related Posts

Write a comment