Ciri Uang Palsu

Ciri Uang Palsu

Ciri Uang Palsu

Ciri Uang PalsuCIRI UANG PALSU

Uang Uang merupakan alat tukar yang dibutuhkan oleh semua orang. Dengan uang kita bisa membeli segala hal sesuatu dimulai dari barang, jasa, dan lain sebagainya. Namun yang sering terjadi masalah mengenai uang adalah, ketika uang palsu mulai beredar kemana-mana. Untuk itu, Anda harus ketahui bagaimana dan apa saja ciri uang palsu.

Kenali Uang Palsu

Melihat seringnya peredaran uang palsu, maka butuh adanya alat pendeteksi uang. Pendeteksian ini bisa dilakukan secara manual dan otomatis (alat ukur/menggunakan mesin). Cara pendeteksian uang kertas yang dilakukan pada saat ini adalah secara manual menggunakan sinar ultraviolet. Namun pendeteksian dengan cara ini relatif lambat, subjektif, dan tergantung kondisi. Dinilai lambat, karena uang harus diperiksa satu persatu di bawah paparan sinar ultraviolet. Uang yang dideteksi secara manual ini bersifat subjektif. Jika uang yang sama diperlihatkan kepada dua orang untuk diperiksa, barangkali si A menganggap asli, sedangkan si B menilai bahwa uang tersebut palsu. Jika dideteksi dengan beberapa mesin (otomatis), penialian lebih objektif.

Baca juga : Pengenalan Anti Pencucian Uang

Ciri-ciri keaslian uang Rupiah yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia dapat dikenali dari unsur pengaman yang tertanam pada bahan uang dan teknik cetak yang digunakan adalah sebagai berikut:

Tanda Air (Watermark) dan “Electrotype”

Pada kertas uang terdapat tanda air berupa gambar yang akan terlihat apabila diterawangkan ke arah cahaya.

Benang Pengaman (Security Thread)

Ditanam di tengah ketebalan kertas atau terlihat seperti dianyam sehingga tampak sebagai garis melintang dari atas ke bawah, dapat dibuat tidak memendar maupun memendar di bawah sinar ultraviolet dengan satu warna atau beberapa warna.

Baca juga : Panduan Meminjam Uang

Gambar Tersembunyi (Latent Image)

Teknik cetak dimana terdapat tulisan tersembunyi yg dpt dilihat dari sudut pandang tertentu.

Gambar Saling Isi (Rectoverso)

Pencetakan suatu ragam bentuk yang menghasilkan cetakan pada bagian muka dan belakang beradu tepat dan saling mengisi jika diterawangkan ke arah cahaya.

Tinta Berubah Warna (Optical Variable Ink)

Hasil cetak mengkilap (glittering) yang berubah-ubah warnanya bila dilihat dari sudut pandang yang berbeda.

Pasal 20 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2009 memberikan mandat bagi Bank Indonesia untuk mengeluarkan dan mengedarkan Uang Rupiah serta mencabut, menarik & memusnahkan uang dimaksud dari peredaran. Dalam rangka menjaga kualitas uang beredar di masyarakat, Bank Indonesia menerapkan kebijakan untuk mengganti uang tidak layak edar dengan uang yang layak edar. Kebijakan ini bertujuan utk menjaga Uang Rupiah yang beredar berada dalam kualitas yang baik sehingga mudah dikenali ciri-ciri keasliannya.

PT BPR BERLIAN BUMI ARTA – https://bpr-bba.com/ BPR yang berdaya saing tinggi, Kami senantiasa berusaha untuk meningkatkan kepercayaan Masyarakat. Menumbuh kembangkan kepercayaan merupakan modal kami untuk menjalin hubungan jangka panjang dengan nasabah. KLIK DISINI. Hubungi Kami di (0274)566294 / email : bbaygy@yahoo.com

Related Posts

Write a comment