Yuk Jeli Dalam Membedakan Uang Asli dengan Uang Palsu

Yuk Jeli Dalam Membedakan Uang Asli dengan Uang Palsu

Yuk Jeli Dalam Membedakan Uang Asli dengan Uang Palsu

Salah satu hal yang meresahkan masyarakat adalah beredarnya uang palsu. Mungkin untuk kasat mata antara uang palsu dan uang asli hampir sama. Kita harus waspada terhadap kejahatan ini. Salah satunya adalah dengan kita harus benar – benar jeli dalam membedakan antara uang palsu dan uang asli.

Tidak hanya pemerintah yang harus memikirkan bagaimana cara untuk meminimalkan beredarnya uang palsu, kita sebagai warga negara yang baik juga harus turut serta berperan aktif dalam menghindari beredarnya uang palsu yang semakin marak. Caranya hanya dengan mengetahui ciri-ciri uang palsu secara jeli. Dengan langkah inilah, kita dapat membantu pemerintah dalam menangani uang palsu yang semakin meraja rela.

Sekedar informasi, beredarnya uang palsu telah berlangsung lama dan telah memakan banyak korban. Mereka yang tidak paham akan uang palsu yang mereka gunakan bahkan mempu menjerat mereka dan berakhir kepada pihak yang berwenang. Agar kita tidak masuk ke dalam situasi tersebut, ada acara paling efektif untuk menghindari uang palsu. Berikut penjelasannya:

1. Menerapkan trik 3D

Trik 3D dapat dilakukan untuk menentukan apakah uang yang diterima merupakan uang asli atau uang palsu. Diraba, dilihat dan diterawang merupakan beberapa tindakan yang masuk ke dalam trik 3D ini. Hanya dengan melihat penampilan uang yang kita pegang, mengenali permukaan uang dan mengetahui tanda air pada uang, masyarakat dapat menentukan keaslian dari uang tersebut.

2. Membiasakan diri untuk menjaga kualitas uang

Agar terhindar dari penerimaan uang palsu, ada baiknya kita selalu menjaga kualitas dari uang yang kita miliki. Biasakan diri untuk tidak melipat, menerima uang yang penuh akan coretan dan menerima uang yang bolong akan menjaga diri dari penerimaan uang palsu. Selain itu, secara tidak langsung cara ini akan melahirkan kebiasaan bagi masyarakat untuk mendapatkan uang yang berkualitas baik.

3. Biasakan diri untuk menggunakan uang non tunai

Cara paling efektif dalam menghindari penerimaan uang palsu adalah dengan menggunakan uang non tunai. Pembayaran dengan menggunakan uang non tunai akan menghindari kita berhubungan dengan uang palsu.

4. Mengenali unsur pengaman uang

Benang pengaman, tulisan mikro, gambar yang tersembunyi dan tinta yang berubah warna merupakan unsur pengaman pada uang asli. Jika masyarakat mengenali unsur pengaman pada uang asli tersebut, dapat dipastikan mereka tidak akan mendapatkan uang palsu.

Ciri-ciri yang terdapat pada uang palsu dapat dijadikan acuan dalam mengenali uang palsu tersebut. Dengan pemahaman akan ciri-ciri dari uang palsu tersebut, masyarakat Indonesia akan semakin pintar dalam mengenal uang rupiah yang mereka miliki.

Dengan mengenal uang asli dan uang palsu juga, masyarakat dapat membantu pemerintah dalam meminimalkan peredaran uang palsu yang terjadi di tengah masyarakat. Jika masyarakat merasa kurang yakin akan uang baru yang berada di tangan, masyarakat dapat menggunakan cara dalam mengenal uang palsu dan uang asli yang telah dijelaskan di atas.

Cara-cara yang yang telah dijelaskan di atas dapat membantu masyarakat Indonesia untuk membedakan mana uang yang asli dan mana uang yang palsu. Jika kesemua cara dilakukan, peredaran uang palsu dapat dicegah dan diminimalkan. Semoga informasi ini dapat dijadikan tambahan informasi bagi Anda yang ingin mengenal perbedaan uang palsu dengan uang asli.

 

 

PT BPR BERLIAN BUMI ARTA – http://bpr-bba.com/ BPR yang berdaya saing tinggi, Kami senantiasa berusaha untuk meningkatkan kepercayaan Masyarakat. Menumbuh kembangkan kepercayaan merupakan modal kami untuk menjalin hubungan jangka panjang dengan nasabah. KLIK DISINI. Hubungi Kami di (0274)566294 / email : bbaygy@yahoo.com

Related Posts

Write a comment