Kekurangan Investasi Properti

Kekurangan Investasi Properti

kredit

kreditKEKURANGAN INVESTASI PROPERTI

Investasi Properti – Pada artikel sebelumnya sudah kita bahas mengenai apa saja kekurangan investasi properti. Disamping kelebihannya, investasi properti ini memiliki beberapa kelemahnnya juga. Nah pada kesempatan kali ini, pada artikel kali marilah kita membahas tentang kekurangan investasi properti.

Kelebihan Investasi Properti

Rendah Resiko

Keuntugan pertama dari investasi properti adalah tingkat risikonya yang rendah. Hal ini dikarenakan pergerakan nilai properti tidak sekencang dan sesensitif saham. Karena itulah, investasi properti cocok untuk investor yang tidak ingin mengambil risiko tinggi.

Nilai Keuntungan Meningkat Dari Tahun Ke Tahun

Kelebihan yang dua adalah nilainya yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Selain itu, dalam waktu pendek, investasi properti pun menghasilkan keuntungan lain dalam bentuk uang sewa maupun uang kontrak. Sehingga keuntungan yang didapat dari investasi ini terbilang cukup besar.

Dapat Dijadikan Agunan

Jika kamu menginginkan investasi properti lain, hasil keuntungan dari properti sebelumnya dapat digunakan sebagai agunan untuk mengajukan pinjaman baru.

Siklus keuntungannya kurang lebih akan sama sehingga investor lebih mampu memperkirakan properti seperti apa yang dibutuhkan terkait dengan besarnya modal, jangka waktu balik modal, keuntungan yang didapatkan, serta memperhitungkan berapa tanggungan hutang yang harus dibayarkan dalam jangka waktu tertentu.

Dapat Terlihat Secara Fisik

Investasi properti begitu jelas wujud fisiknya, sehingga investasi ini cukup diminati oleh pemilik modal besar.

Kekurangan Investasi Properti

– Biaya perawatan untuk investasi properti relatif mahal

– Modal yang diperlukan untuk melakukan investasi properti terbilang cukup besar. Meski begitu, keuntungan yang didapat akan sebanding bahkan lebih bisa lebih besar dibanding modal yang dikeluarkan.

– Biaya transaksi yang harus di keluarkan untuk investasi properti terbilang tinggi. Biaya ini mencakup pajak seperti PPH dan BPHTB. Besarnya pajak PPH adalah 5% yang dikenakan bagi penjual dan untuk BPHTB sebesar 5% dikenakan bagi pembeli.

– Rawan apabila terjadi bencana alam atau kecelakaan yang disengaja. Risiko ini bisa mulai dari risiko ringan hingga risiko berat.

Nah, itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari berinvestasi properti. Semoga setelah membaca informasi di atas, kamu bisa menjadi investor properti yang handal ya. Selamat berinvestasi!

PT BPR BERLIAN BUMI ARTA – http://bpr-bba.com/ BPR yang berdaya saing tinggi, Kami senantiasa berusaha untuk meningkatkan kepercayaan Masyarakat. Menumbuh kembangkan kepercayaan merupakan modal kami untuk menjalin hubungan jangka panjang dengan nasabah. KLIK DISINI. Hubungi Kami di (0274)566294 / email : bbaygy@yahoo.com

Related Posts

Write a comment